Jumat, 17 Juli 2009

RebelliouS

membaur dengan drugs dan alkohol yang mewarnai mulai dari masa kecil yang dibesarkan dari kurangnya kontrol dari keluarga dan semasa remaja sehingga figur keluarga sebagai kontrol dirinya cenderung semakin membias. Pola pikir yang tidak terkendali yang sangat kontradiktif dengan bimbingan keagamaan yang ia dapatkan dan bersifat dogmatis. Pendekatan dan pemahaman yang selintas ternyata tidak cukup dalam membentengi diri dari sisi pendobrakan dari relung jiwa . Inilah yang menjadi konflik besar dari dalam diri
Konflik antara penasaran dan gengsi ABG , dengan bisikan alim dalam jiwa digambarkan dengan jelas beserta illustrasi gambar di dalamnya. Konflik inilah yang merongrong kestabilan jiwa secara perlahan baik hubungan ,kekasih dan keluarga dan diperparah dengan di tinggal oleh sang ayah dan merupakan satu satunya dari keluarga yang dianggap sebagai kontrol dan stabilitas keluarga. Rasa kecewan tersebut semakin terlampiaskan dengan manifestasi kecanduan drugs  dan alcohol.
Mempertanyakan diri, masyarakat, tuhan, kehidupan, dan segala yang bertalian di diri. Kegalauan akan hidup dan kerinduan pada satu tempat bernama spiritual.

I know my life such a piece of shit
But I think I know my fuckin choice
Don’t ever try to judge me..
This is my life , this is my way
So, fuck you and leave me alone.